Pada tanggal 21 April 2026, SMA PL Santo Yohanes mengadakan berbagai rangkaian acara dalam rangka hari Kartini. Acara ini disusun untuk merayakan dan mengingat Kartini yang telah berjasa bagi kaumnya, yaitu para wanita, dan juga untuk kemerdekaan. Maka dari itu, para siswa menggunakan batik nasional sedangkan para siswi menggunakan batik atau kebaya nasional.
Acara diawali dengan upacara bendera yang dihadiri seluruh warga sekolah (kecuali kelas 12). Upacara dibina oleh Ibu Wike Johanita S.Pd. dan dipimpin oleh Benedikta Devi. Setelah upacara selesai, acara dilanjutkan dengan kegiatan lomba membuat makanan dan minuman tradisional yang diikuti seluruh kelas 10 dan 11.
Lomba dilakukan di lapangan. Lomba membuat makanan tradisional diberi waktu selama 3 jam, sedangkan lomba membuat minuman tradisional diberi waktu 1 jam 30 menit. Selama lomba, kegiatan dinilai oleh para juri-juri. Kedua lomba dimulai pada pukul 8.30 pagi. Namun sayangnya, pada sekitar pukul 10.30, hujan deras turun. Karena itu, para peserta lomba harus membawa makanan dan minuman yang sudah jadi ke tempat teduh. Penilaian pun dilakukan di perpustakaan.
Setelah itu, diumumkan pemanangnya. Dimulai dari pengumuman lomba memasak, dimana juara tiga dimenangkan oleh kelas XID3, juara dua dimenangkan oleh kelas XIC, dan juara satu dimenangkan kelas XIA2. Lalu diumumkan pemanang lomba membuat minum, dimana juara tiga dimenangkan oleh kelas XG, juara dua dimenangkan kelas XA, dan juara satu dimenangkan oleh kelas XIC.
Pada acara ini, terdapat bazaar yang menjual berbagai macam makanan dan minuman, serta aksesoris yang menarik. Bazaar ini bersifat umum, yang berarti semua orang dapat datang untuk mengunjungi bazaar. Selain lomba membuat makanan dan minuman tradisional, terdapat juga lomba fashion show tingkat SD, SMP, dan SMA, serta lomba kebaya kreasi dan busana etnik tingkat SMA.

