SMA Pangudi Luhur St. Yohanes kembali meraih prestasi pada lomba Festival Kreativitas Pelajar. Kami berikan apresiasinya setinggi-tingginya kepada Vania Prilly dan Tim Band D'Clutary yang berhasil membawa pulang piala dalam ajang Festival Kreativitas Pelajar yang digelar pada Tanggal 23-25 Agustus di Balai Sungai Kedang. Keberhasilan ini tidak hanya menjadi kebanggan pribadi, tetapi juga membanggakan posisi sekolah sebagai pencetak generasi unggul. 

Band D'Clutary yang terdiri oleh Catherine Nathania Nova sebagai vokalis, Nathania Clarissa Lynelle sebagai bassist, Ludowik Ut Lajabuana sebagai drummer, Yehezkiel Hamonangan Siahaan sebagai keyboardist, Gabriel Dos Sakti dan Georgio Rosco Rafferty sebagai gitaris, telah memperoleh juara 2 melalui penampilan mereka. Sebelumnya, mereka berhasil lolos di babak penyisihan dan lanjut menyebarkan vokal,irama, serta alunan instrumen musik yang indah dengan kompak di babak finalnya. Mereka menampilkan beberapa lagu, yakni “Kisah Romantis” oleh Glenn Fredly, dan “Tanah Airku” oleh Ibu Sud. Lagu-lagu tersebut memiliki makna spesial di setiap liriknya. Kisah Romantis memiliki makna kisah cinta yang mendalam, komitmen dan perjuangan yang telah dilalui, kemudian Tanah Airku yang  menggambarkan rasa cinta dan kerinduan terhadap tanah kelahiran, dimana pun seseorang berada. Walau sempat merasa gugup di panggung, perasaan tersebut mulai hilang karena mereka merasa terbawa akan suasana lagu saat memulai penampilannya. 

Dibalik prestasi yang mereka raih, terdapat kerja keras dan latihan yang sangat konsisten. Band D'Clutary melakukan latihan dalam satu bulan, hampir setiap harinya untuk mempersiapkan penampilan tersebut. Anggota-anggota band D'Clutary merasa sangat senang dan bangga karena latihan yang telah mereka lalui pada akhirnya membuahkan hasil.

Tak hanya Band D'Clutary, namun Vania Prilly juga telah mewakilkan sekolah dalam festival tersebut dan berhasil meraih juara 3 di kategori lomba MC. Vania termotivasi untuk berpartisipasi dalam lomba demi mengembangkan kemampuan public speaking, menemukan pengalaman baru, dan menantanf dirinya untuk keluar dari zona nyaman. Vania tampil di depan banyak orang dengan percaya diri dan mampu menunjukkan kemampuan public speaking yang ia miliki. Dibalik prestasinya, terdapat persiapan yang sangat serius. Vania memulai persiapannya dengan pembuatan script dan kemudian melakukan latihannya. Walau latihannya tidak berjalan dengan mulus, dia tetap kokoh dan mencoba mengatur jadwalnya yang cukup sibuk untuk melakukan latihan. Vania belajar dari berbagai media di internet, mendapatkan bimbingan dari beberapa guru, dan juga melakukan latihan bersama teman-temannya. Sebelum memulai lomba, Vania sempat merasa gugup namun dengan energi positifnya dia meyakinkan dirinya, berdoa, dan berusaha untuk mengontrol dirinya untuk menjadi lebih fokus dan tenang. 

Menurut Vania, hal yang paling berkesan dari lomba tersebut adalah banyaknya pengetahuan yang dia dapatkan, dan kesempatan untuk bertemu serta belajar langsung dari peserta lain mengenai public speaking. Prestasi yang dia capai membuat dirinya menjadi semakin percaya diri dan termotivasi untuk mengembangkan kemampuannya. Bagi para remaja yang tertarik untuk mengikuti lomba MC, Vania berpesan: “Jangan pernah takut dalam mencoba hal-hal baru, karena untuk berkembang kita harus berani keluar dari zona nyaman. Menang atau kalah adalah hal yang biasa, tetapi pengalaman yang kita dapatkan bisa jauh lebih berharga dari yang kita bayangkan.”

Keberhasilan dari Vania dan Tim Band D’Clutary turut memberikan kebanggan bagi SMA PL Santo Yohanes. Hal ini juga menjadi kesempatan bagi para peserta didik untuk mengembangkan kemampuan di bidang luar akademik. Pencapaian ini menunjukkan bahwa para peserta didik punya beragam kemampuan sehingga dapat meraih prestasi tidak hanya di bidang akademik namun juga non-akademik. Melalui perlombaan ini, peserta didik mendapatkan pengalaman yang berharga juga kesempatan dalam menunjukkan kemampuan mereka sehingga dapat memotivasi peserta didik lainnya.